DARUL MURSYID JUGA RAIH JUARA UMUM II OSPO TINGKAT SMP/MTs

Opung yayasan dan Ketua Umum POSI SUMUT

Madrasah Tsanawiyah Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan juga meraih prestasi sebagai Juara Umum Dua tingkat SMP/sederajat pada event Olimpiade Sains Pra OSK (OSPO) 2020 yang diselengggarakan pada 02 Februari 2020 di Gedung Serbaguna, UNIMED Medan. Dengan mengumpulkan sebanyak dua belas (12) medali. Demikian disampaikan oleh Sri Jumiati  sebagai Kepala MTs Darul Mursyid.

Sri juga menjelaskan bahwa event OSPO untuk tingkat SMP/sederajat ini memperlombakan sebanyak tiga bidang studi yang diikuti dari berbagai sekolah terbaik yang ada di Sumatera Utara khususnya di Bidang Sains. SMP Jabal Rahmah Mulia keluar sebagai juara Umum Satu, MTs S Darul Mursyid juara Umum Dua dan SMP S Putri Cahaya Medan juara Umum Tiga.

Selain itu, Sri juga mengatakan data ini menjadi bukti bahwa PDM sejajar dengan sekolah umum terbaik yang ada di Sumatera Utara.“Alhamdulillah, sebanyak 12 orang siswa-siswi kami untuk Tsanawiyah berhasil meraih prestasi di OSPO 2020 ini. Dengan pencapaian ini Darul Mursyid berhak  keluar  sebagai Juara Umum Dua. Ia juga merincikan perolehan medali. Untuk bidang studi Matematika, Raditya Fadli, Abdul Rodji, Aldi Firmansyah meraih Perak sedangkan Rifki Habibi, Aditya Barhan Sagala meraih Perunggu. Pada bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Andika Prama Yufdi Tambuse meraih Emas, Audia Adha, Naura Azhima, Raja Ardhafan Siregar meraih Perak, sedangkan Fatia Khusnaini, Muhammad Doli Muda meraih Perunggu. Untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial  (IPS), Muhammad Al-Rafi Nasya meraih Emas.

Pada kesempatan itu pula, Jafar Syahbuddin Ritonga,DBA sebagai Direktur PDM mengungkapkan syukur dan  bahagia atas prestasi yang ditorehkan  siswa-siswinya dalam event ini. “Alhamdulillah santri kami tingkat Tsanawiyah telah mempersembahkan kemampuan terbaiknya dan berhasil meraih Juara Umum Dua pada OSPO 2020 ini. Prestasi ini tentu sangat membanggakan orangtua mereka dan juga telah mengokohkan eksistensi nama PDM dalam kancah olimpiade sains. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.” Ungkapnya.

Jafar Syahbuddin Ritonga yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga(Yaspenhir) mengatakan bahwa di usia menjelang 27 tahun, PDM telah banyak mengukir prestasi baik di tingkat daerah, Provinsi, Regional dan bahkan tingkat Nasional. Menurutnya sekarang ini tugas mereka yang terpenting adalah konsistensi dalam meraih prestasi-prestasi di bidang Sains. Karena tidak banyak sekolah atau pesantren yang mampu bertahan dan konsisten hingga 27 tahun.“Suatu kesyukuran kami kepada Allah SWT atas anugrah dan rahmat-Nya yang terus melimpah bagi PDM yang kini akan menginjak usia 27 tahun. Dan sepanjang itu PDM telah berkiprah menorehkan prestasi-prestasi sains hingga sekala Nasional. Ini menjadi salah satu upaya mengharumkan nama Pesantren dan mengangkat nama Islam dalam olimpiade sains. PDM berprestasi, PDM berakhlakul karimah, PDM kebanggan Islam dan PDM akan menjadi pusat peradaban  sains Islam,” pungkas Jafar yang juga merupakan dosen Pascasarjana di Universitas Medan Area ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.