Darul Mursyid Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2019

Pesantren Modern UnggulanTerpadu “DarulMursyid” (PDM) yang beralamat di SidapdapSimanosor, KecamatanSaiparDolok Hole, KabupatenTapanuliSelatan menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2019 di Auditorium ManggalaWanabakti, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019 yang diserahkan langsung oleh MenteriLingkunganHidupdan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia ibu Dr.Ir.SitiNurbaya, M.Sc.

Sri Jumiati sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Mursyid yang saat itu menerima piagam penghargaan tersebut mengatakan bahwa ada1.400 peserta sekolah yang terdaftar  dalam event ini, hanya 400 sekolah yang akan masuk nominasi, yang terdiri dari 200 Adiwiyata Nasional dan 200 Adiwiyata Mandiri.

“Alhamdulillah Darul Mursyid masuk sebagai salah satu nominasisekolah Adiwiyata  Nasional.Semoga  prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas  kepedulian dan budaya lingkuganhidup melalui penerapan perilaku ramah lingkungan hidup oleh warga sekolah, program sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata) ini juga  sangat membantu untuk penanaman karakter hidup lingkungan sehat pada seluruh peserta didik kami”, ungkapnya.

Pada saat yang sama Ibu Lely Khairani Hasibuan sebagai Kasi Pencemaran Kerusakan Vegetasi Lingkungan dan Pencemaran Umum Tapanuli Selatan mengatakan bahwa PDM masuk nominasi sekolah berwawasan lingkungan  nasional setelah  memenuhi syarat dan  kriteria yang ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia. Untuk tahun ini hanya dua sekolah dari Kabupaten Tapanuli Selatan yang masuk  nominasi sekolah berwawasan lingkungan tingkat nasional yakni  PDM dan SMP N 1 Marancar.

“Selamat kepada Darul Mursyid dan SMP N 1 Marancar atas prestasi yang diraih pada ajang ini, saya berharap agar terus mempertahankan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga terbentuknya warga sekolah yang berkarakter, peduli dan berbudaya lingkungan, berprestasi secara akademik untuk mewujudkan generasi yang unggul untuk Indonesia maju”, ungkap Lely.

Sementara itu, Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Direktur PDM juga mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya PDM masuk nominasi sekolah berwawasan lingkungan tingkat nasional.

“Alhamdulillah, puji dan syukur hanya milik Allah, Kami telah masuk nominasi nasional sebagai sekolah yang berwawasan lingkungan, terimakasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah ikut serta dalam pelaksanaan program Adiwiyata ini, semoga dengan prestasi yang telah kita peroleh bisa meningkatkan kepedulian warga sekolah PDM terhadap lingkungan”, ujarnya.

Jafar Syahbuddin Ritonga yang juga sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM juga menambahkan bahwa sebenarnya tanpa tujuan ikut perlombaan sekolah berwawasan lingkungan pun, PDM berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sejuk, asri, bersih dan nyaman.

“Sebenarnya sejak awal pendirian PDM, sudah diprogramkan untuk menciptakan sekolah yang memiliki lingkungan yang sehat, sejuk, asri dan nyaman. Karena untuk belajar yang betah harus di dukung oleh lingkungan. PDM bahkan tidak tanggung-tanggung, untuk cleaning service saja ada kurang lebih 50 orang karyawan, ditambah petugas perawatan taman sebanyak 3 orang, kemudian petugas kebersihan (sampah) ada 4 orang. Semua ini dilakukan demi terwujudnya sekolah yang sehat, bersih dan sejuk. Karena kita semua meyakini bahwa di dalam lingkungan yang sehat terdapat tubuh yang sehat, dan didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Maka menjaga kebersihan merupakan sebuah kebutuhan bagi PDM sebagai sekolah modern pencetak juara sains yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam termasuk dalam hal kebersihan”, Pungkas Jafar. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.