Gubsu Apresiasi Prestasi Sains Darul Mursyid Lolos ke Hongkong

Tiada hari tanpa prestasi. Tidak terkecuali di situasi Pandemi Covid-19 ini ternyata tidak menurunkan semangat anak bangsa untuk terus mengukir prestasi. Kali ini Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) atau lebih sering di kenal dengan pesantren sains, yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil menunjukkan kemampuan mereka pada ajang bergengsi HKIMO (Hong Kong International Mathematical Olympiad) 2021.

Seleksi HKIMO 2021 tingkat nasional dilaksanakan secara daring pada 2 mei 2021. Hasil pengumuman seleksi HKIMO disampaikan secara daring juga pada Rabu,09 Juni 2021 via live Streaming Youtube. Dari hasil pengumuman tersebut utusan PDM dinyatakan peroleh dua medali dan lolos ke babak berikutnya (Final), yakni Medali Emas di peroleh ananda kami atas nama Muhammad Thariq Aulia Rahman Lubis dan Medali Perak oleh Azfa Riziq Ritonga. Demikian disampaikan Hendra Irwandi Siregar sebagai Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM dalam sambutannya saat kunjungan Bapak Gubernur Sumatera Utara ke PDM pada Kamis 17 Juni 2021.

Tujuan pengembangan HKIMO adalah untuk mempromosikan Olimpiade Matematika ke seluruh dunia. Makalah ujian terdiri dari lima tofik utama, yakni berpikir logis, aritmatika/aljabar, teori bilangan, geometri & Kombinator, Olimpiade ini diikuti oleh ribuan siswa dari 18 negara pungkas Hendra.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi menyambut bangga atas perolehan prestasi santri Darul Mursyid dan menyatakan harapannnya kalau PDM sudah menjadi salah satu contoh bahwa sebuah pesantren juga mampu bersaing bahkan menang di segala bidang di dunia internasional, selain itu PDM juga diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta berpedoman kepada akhlakul karimah untuk mengisi ruang-ruang kosong yang dibutuhkan bangsa.

“Selamat dan sukses kepada ananda M.Tahriq Aulia rahman Lubis dan Azfa Riziq Ritonga yang telah mengharumkan nama baik PDM, Tapanuli Selatan dan Sumatera Utara di kancah Internasional. Prestasi PDM yang semakin gemilang dari waktu ke waktu telah mengubah paradigma masyarakat bahwa Pesantren tidak hanya mampu menguasai satu bidang ilmu saja, akan tetapi mampu bersaing bahkan menang di segala bidang di dunia internasional. Saya yakin alumni-alumni PDM kelak bisa menjadi teladan di tengah masyarakat kita atas dasar akhlaku karimah untuk mengisi ruang-ruang kosong yang dibutuhkan bangsa”, ucap Gubsu mantan panglima Kostrad itu.

Pada kesempatan yang sama, Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM mengaku sangat bersyukur dan sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya pada ajang HKIMO tingkat internasional 2021 ini, Ia juga tidak lupa menyampaikan harapan baik untuk anak didiknya yang sudah ikut bertanding.

“Syukur Alhamdulillah, anak didik kami kembali mengukir prestasi pada ajang HKIMO baru-baru ini. Ajang olimpiade yang begitu bergengsi yang pastinya di ikuti banyak sekolah-sekolah ternama yang ada di Indonesia ini. Sebuah kebanggan tersendiri bagi kami, karena untuk pertama kalinya kami mengikuti kompetisi bertarap internasional dan mampu memenangkannya. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat (motivasi) belajar bagi seluruh anak-anak kami. Baik yang sudah peroleh prestasi untuk di tingkatkan lagi, maupun yang sedang berjuang memperoleh prestasi” ungkap Jafar.

Jafar juga terus memotivasi para santrinya agar terus bersemangat mengikuti event-event olimpiade sains dimanapun dilaksanakan dan dengan cara apapun. Karena pengalaman itu penting dan juga sebagai bahan evaluasi dan tolak ukur bagi mereka sebagai pesantren yang konsen di bidang prestasi sains.

“Saya selaku kapten PDM terus memotivasi siswa kami dan juga guru pembina dan pembimbing agar tetap semangat membara dan terus mengikuti event olimpiade sains dimanapun diselenggarakan baik secara langsung maupun online. Sepanjang kompetisinya dinilai objektif dan berkualitas, maka ikuti saja”, tegas Jafar.

Ia juga mengatakan bahwa mereka (PDM) ingin mengangkat derajat pesantren di bidang sains. Mereka ingin buktikan bahwa pesantren juga bisa bersaing dan bahkan unggul dibanding sekolah umum lainnya dalam prestasi sains.

“PDM akan menjadi wakil pesantren pada event-event olimpiade sains. Karena pesantren selalu dianggap sebelah mata jika berkompetisi di bidang sains. Kita harus mengubah paradigma kalau pesantren lemah di bidang sains. Maka Darul Mursyid tampil mewakili pesantren di berbagai event sains, dan Alhamdulillah kami secara berlahan tapi pasti membuktikan pesantren juga bisa bersaing dengan sekolah umum lainnya. Hal tersebut bukan hanya sekedar omong doang, tapi data membuktikan faktanya yakni kami hadir dan telah berulang kali meraih prestasi sains di tingkat Nasional dan telah lolos di babak penyisihan tingkat Internasional dan menjadi utusan Indonesia di babak Final HKIMO nanti. Dengan prestasi gemilang ini, kini masyarakat mulai percaya bahwa pesantren ternyata bisa bersaing dan bahkan unggul di bidang sains dibandingkan sekolah umum.

Akhir kata Terimakasih atas do’a dan dukungan kita semua atas keberhasilan siswa-siswa PDM lolos di babak penyisihan ini, kami tetap bermohon do’a dan dukungan kepada kita agar ananda M.Tahriq Aulia rahman Lubis dan Azfa Riziq Ritonga tetap bisa membawa pulang medali pada ujian final HKIMO serentak seluruh dunia yang diperkirakan akan di gelar pada bulan Agustus nanti” Pungkas Jafar alumni S.3 USM Penang Malaysia ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.