Darul Mursyid Kembangkan Ilmu Falak

Darul Mursyid kembangkan Ilmu Falak. Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang juga sering disebut sebagai pesantren sains, dikarenakan PDM memadukan pembelajaran ilmu sains dan ilmu agama.

Yang mana juga ditegaskan dalam misinya Menjadi Pelopor Kejayaan Peradaban Islam, juga Visinya menjadi pesantren sains terbaik di Indonesia.

Pemaduan ilmu Sains dan Agama sangat penting karena keterkaitan satu sama lain. PDM mempunyai target untuk mengkaji, melestarikan dan mengembangkan ilmu-ilmu yang sangat terkait langsung dalam kemajuan peradaban Islam di masa lalu, masa kini dan masa depan, salah satunya adalah ilmu Falakiyah.

Falakiyah bukanlah ilmu yang abstrak, melainkan ilmu terapan untuk membantu pelaksanaan ibadah umat Islam yang sebagian terkait dengan pergerakan benda-benda langit seperti shalat, puasa, dan haji.

Demikian disampaikan Muhammad Hamdani sebagai Kepala Divisi Pembinaan Ibadah PDM.

Sangat Penting

Hamdani juga mengatakan bahwa ilmu Falak ini sangat penting. karena faedah yang didapat dari ilmu falak berkaitan dengan ibadah yang kita lakukan sehari-hari seperti pelaksanaan shalat yang membutuhkan arah kiblat dan waktu shalat, pelaksanaan puasa, berhari raya.

Juga perlu mengetahui awal bulan Qamariah, keperluan hisab dan rukyah dan lain sebagainya sehingga para ulama juga banyak yang mewajibkan untuk mempelajarinya seperti Abdurrahman bin Muhammad dalam Kitabnya Bughiyah al-Mustarsyidin, IbnuHajar Al-Haitamy dalam Kitabnya Al-Fatawa al-Hadisiyahnya baik fardhua’in maupun kifayah”, ungkapnya kepada Waspada.

Saat ini Pesantren Darul Mursyid Darul Mursyid kembangkan ilmu Falak ini, seperti model pendidikan yang diselaraskan dengan ilmu Falak, mengembangkan konsep sainstek yang di dalamnya terkandung ilmu astronomi.

PDM juga mengikuti beberapa pelatihan Falakiyah, dan olimpiade yang diselenggarakan oleh lembaga hisab dan beberapa perguruan tinggi di Sumatera Utara lanjut Hamdani.

Dukung Pengembangan Falakiyah

Pada kesempatan yang sama Ahmad Suhaeli Pulungan yang menjabat sebagai Wakil Direktur bidang akademik menyatakan mereka sebagai unsur pimpinan Pesantren Darul Mursyid mendukung penuh pengembangan ilmu falak di PDM, selain manfaat yang langsung berpengaruh pada kegiatan ibadah sehari-hari, ilmu Falakiyah juga merupakan warisan berharga dari ulama terdahulu dan merupakan salah satubukti keunggulan peradaban Islam yang memberikan kontribusi sangat besar terhadap astronomi modern.

“Kami sebagai unsur pimpinan Pesantren darul Mursyid mendukung penuh pengembangan ilmu Falak di PDM ini. Ilmu Falak sudah tidak asing lagi bagi siswa- siswi PDM karena selama ini dasar-dasar bidang studi Astronomi sudah mereka pelajari, sebenarnya ilmu Falak dengan Astronomi itu sama, hanya dari tujuan saja yang berbeda. Ilmu Falak berhubungan erat dengan ibadah umat muslim misalkan saja untuk mengetahui kapan waktu sholat, waktu awal bulan Amariyah, waktu awal dan akhir puasa ramadhan, kapan akan terjadi gerhana, dan juga dalam menentukan kemana arah kiblat yang benar. Sementara Astronomi mempelajari benda langit secara umum seperti bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang atau galaksi. Serta fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer.

Hampir Hilang

Berbicara tentang astronomi berarti berbicara tentang luar angkasa. Kami juga siap mendukung dan memfasilitasi alat-alat yang menunjang keilmuan Falak ini

Seperti pengadaan QIBLAT TRACKER (untuk mengukur arah kiblat).

Juga Ar-rubu’ mujayyab, kompas, telescop, istiwa’ aini, gawang lokasi, dan banyak lagi buku yang mendukung keilmuan ini.

Dengan harapan ke depan Pesantren Darul Mursyid dapat menjadi corong utama dalam pengembangan ilmu ini.

Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Jafar Syahbudin Ritonga, DBA menanggapi perkembangan ilmu Falak ini.

Ia menyatakan Ilmu Falak yang begitu penting namun hampir juga hilang dari dunia pendidikan.

Ini memungkinkan akan mengakibatkan kekeliruan penentuan waktu-waktu ibadah umat islam kelak mendatang.

“Saat ini para peminat kajian ilmu Falak semakin minim dengan berbagai alasan, misalkan saja rumit atau susah untuk dipelajari.”

Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan, apa lagi para ulama dan pakar ilmu Falak sudah mulai berkurang, sebutnya.

Bagi Pesantren Darul Mursyid mempelajari ilmu Falak sangat penting.

PDM berkomitmen untuk menguatkan kembali kajian ilmu Falak melalui pendidikan yang diberikan pada siswa-siswi PDM.

Harapan kami ke depan seluruh siswa-siswi PDM bisa memahami ilmu falak dan bisa bermanfaat bagi banyak umat khususnya islam.

Saat ini PTN yang mengembangkan kajian ilmu ini hanyalah UIN Walisongo Semarang dan merupakan yang pertama di Indonesia.

UIN Walisongo akan menjadi tujuan bagi para santri melanjutkan pendidikan di bidang ilmu tersebut,” pungkasnya dengan semangat.


Leave a Comment

Your email address will not be published.